Penyakit kanker tetap menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia yang memerlukan penanganan terpadu dan berkelanjutan. Menjawab kebutuhan tersebut, RSU Malika Sim melakukan terobosan besar dengan meluncurkan Layanan Kanker Komprehensif yang dirancang untuk menangani pasien mulai dari tahap deteksi dini, pengobatan, hingga perawatan paliatif. Fokus utama dari pengembangan ini adalah penyediaan fasilitas pengobatan yang terintegrasi di bawah satu atap, sehingga pasien tidak perlu berpindah-pindah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan rangkaian terapi yang seringkali menguras energi dan waktu.
Pilar utama dari layanan baru ini adalah keberadaan Pusat Radioterapi yang dilengkapi dengan teknologi akselerator linier (LINAC) generasi terbaru. Radioterapi merupakan salah satu metode pengobatan kanker yang paling efektif untuk mematikan sel tumor dengan tingkat presisi tinggi tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Dengan alat tercanggih yang dimiliki oleh RSU Malika Sim, penyinaran dapat dilakukan dengan teknik yang sangat akurat, seperti IMRT (Intensity-Modulated Radiation Therapy) yang mampu menyesuaikan bentuk radiasi dengan bentuk tiga dimensi dari tumor tersebut. Hal ini secara signifikan mengurangi efek samping pengobatan bagi pasien.
Dalam operasionalnya, rumah sakit ini mengedepankan pendekatan multidisiplin yang melibatkan dokter spesialis onkologi radiasi, onkologi medik, bedah onkologi, hingga ahli gizi dan psikolog. Tim ini bekerja sama secara intensif melalui forum diskusi kasus untuk merumuskan protokol pengobatan yang paling sesuai dengan kondisi unik setiap pasien. Layanan kanker yang komprehensif ini memastikan bahwa pasien mendapatkan dukungan mental dan nutrisi yang cukup selama menjalani proses pengobatan yang berat, sehingga kualitas hidup pasien tetap terjaga secara optimal selama masa pemulihan.
Penyediaan fasilitas ini di RSU Malika Sim juga bertujuan untuk mempermudah akses bagi masyarakat di wilayah tersebut yang sebelumnya harus menempuh jarak jauh ke kota besar hanya untuk mendapatkan layanan penyinaran. Radioterapi biasanya dilakukan secara berulang dalam kurun waktu tertentu, sehingga keberadaan fasilitas yang dekat dengan domisili pasien akan sangat membantu mengurangi beban finansial dan kelelahan fisik. Rumah sakit juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai skema asuransi kesehatan untuk memastikan bahwa teknologi medis tingkat tinggi ini dapat dinikmati oleh lebih banyak orang tanpa terkendala biaya yang besar.
